Situated at the foot of Mount Salak, in Curug Nangka, our rehabilitation center in Bogor is the first and largest facility in Indonesia for the rehabilitation of slow lorises (Nycticebus sp.), as well as long-tailed monkeys (Macaca fascicularis) and pig-tailed macaques (Macaca nemestrina).
Resort Konservasi Wilayah XXII Cirebon, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat bersama IAR Indonesia telah menyelamatkan satu individu bayi kukang jawa (Nycitebus...
Sebanyak 30 individu kukang jawa (Nycticebus javanicus) dilepasliarkan ke habitatnya di kawasan hutan konservasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Sukabumi, Jawa Barat. Ketiga puluh...
Gigi merupakan salah satu bagian penting pada primata. Selain membantu proses pencernaan dan sebagai alat pertahanan diri dari ancaman, gigi juga menjadi salah satu indikator...
Menyebarkan pesan positif terkait upaya konservasi dapat dilakukan dengan berbagai cara dan medium. Namun, dalam pandangan Kader Konservasi Ciamis, ada hal yang lebih sekadar menyampaikan...
Lima delegasi IAR Indonesia berpartisipasi dalam Simposium dan Kongres Primata Indonesia yang berlangsung di Yogyakarta pada 18-20 September 2019 lalu. Kelimanya membawa beragam topik penting...
Bekerja sama dengan Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Yayasan IAR Indonesia akhirnya melepas perangkat radio-collar yang terpasang pada dua individu kukang sumatera (Nycticebus...