Situated at the foot of Mount Salak, in Curug Nangka, our rehabilitation center in Bogor is the first and largest facility in Indonesia for the rehabilitation of slow lorises (Nycticebus sp.), as well as long-tailed monkeys (Macaca fascicularis) and pig-tailed macaques (Macaca nemestrina).
Berkat pendekatannya yang inovatif dan holistik dalam penyelamatan satwa liar dan habitatnya, khususnya di Kalimantan Barat, IAR Indonesia kembali mendapatkan penghargaan bergensi. Penghargaan kali ini...
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jawa Barat melepasliarkan 30 individu kukang jawa (Nycticebus javanicus) ke habitatnya di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak...
Di tengah pandemi COVID-19, kami bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terus melakukan kerja-kerja konservasi. Terhitung sejak awal pandemi pada Maret, kami telah menyelamatkan...
IAR Indonesia kembali mendapatkan penghargaan bergengsi, kali ini dari organisasi nirlaba kemanusiaan internasional The Supreme Master Ching Hai International Association. IAR Indonesia mendapatkan penghargaan "Shining...
Sekilas rupa, dia tampak seperti orang kebanyakan. Perawakannya sedang, dengan wajah mudah tersenyum. Sosoknya juga kerap melempar gurauan di kala senggang. Dia adalah Jakaria (38)....
Tidak mudah, itu adalah kata yang tepat untuk mereflesikan bagaimana upaya penyelamatan kukang yang dilakukan oleh Yayasan IAR Indonesia selama satu dekade terakhir. Dinamika yang...
Masih ingat Meli, bayi kukang yang diselamatkan warga dan BKSDA Cirebon pada Desember lalu? Saat ini dia tumbuh menjadi kukang remaja yang aktif dan sehat!...
Selain menjadi peringantan penting bagi KLHK, Hari Bhakti Rimbawan pada tahun ini juga menjadi kado istimewa bagi 13 individu kukang sumatera (Nycticebus coucang) yang telah...
Ada kesibukan yang melebihi kebiasaan yang terjadi di Pusat Rehabilitasi IAR Indonesia di Kaki Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat pada Selasa (17/12) malam itu. Para...