• Bahasa Indonesia
  • English
  • Press Release: Memberi Makan Monyet Ekor Panjang = “Membunuh” Monyet Secara Perlahan

    🗓️ 14 September 2012 
    📁
    ✒️ Admin YIARI

    Memberi Makan Monyet Ekor Panjang = “Membunuh” Monyet Secara Perlahan
    Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis)adalah salah satu jenis primata yang masih belum dilindungi di Indonesia, ada banyak kriteria suatu jenis satwa dikatergorikan satwa dilindungi oleh sebuah negara salah satunya karena angka keterancaman punah dan berdasarkan populasi yang semakin menipis di alam. Mungkin memang Monyet ekor panjang di beberapa daerah masih mudah ditemui tetapi bukan berarti jenis primata ini menjadi satwa yang terpinggirkan dan tidak ada yang memperdulikan.
    Diaz Sari Pusparini dari Yayasan IAR Indonesia mengatakan bahwa “Hutan Angke Kapuk adalah kawasan hutan alami terakhir di Jakarta yang juga merupakan habitat Monyet ekor Panjang dan lebih dari 100 jenis burung, berdasarkan data dari Yayasan IAR Indonesia pada tahun 2011 terdapat 147 ekor Monyet ekor panjang dari 5 kelompok besar yang tinggal di kawasan Hutan Angke Kapuk Jakarta sudah terbiasa dan akrap dan tinggal berdampingan dengan warga sekitar kawasan”, Saat manusia harus hidup berdampingan dengan satwa liar, maka akan berpotensi “konflik” yang akan ditimbulkan di kemudian hari. Yang disebut konflik di sini, bukan hanya yang merugikan manusia tetapi kerugian terhadap satwa liar di habitatnya senndiri. Efek yang akan timbul terhadap satwa liar antara lain hilangnya habitat alaminya, hilang perilaku alaminya dan yang lebih fatal adalah hilangnya nyawa satwa.
    “Kebiasaan warga sekitar kawasan Hutan Angke Kapuk Jakarta memberi makan kepada secara perlahan membunuh Monyet ekor panjang yakni Monyet yang terbiasa diberi makan akan menjadi agresif, mereka akan merebut makanan dari pengunjung dan akan mencari makanan dari permukiman terdekat, secara perilaku dengan memberi makan Monyet ekor panjang akan kehilangan keterampilan untuk bertahan hidup untuk mencari makan dialam dan yang paling fatal dan sudah terjadi adalah resiko tertabrak kendaraan apabila menunggu disepanjang pinggir jalan untuk mendapatkan makanan”, kata Diaz Sari Pusparini mempertegas kembali akibat buruk kematian kalau masyarakat terbiasa memberi makan kepada Monyet ekor panjang.
    Oleh karena itu, Yayasan IAR Indonesia sebagai salah satu Organisasi Swadaya Masyarakat bergerak dibidang penyelamatan, rehabilitasi dan pelepasliaran jenis primata sejak tahun 2006 bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia mengajak kepada semua lapisan masyarakat untuk berhenti memberi makan pada Monyet ekor panjang. Biarkan mereka hidup menjadi satwa liar yang tidak ketergantungan pada manusia.
    “Karena hidup berdampingan, bukan berarti harus memberi makan”
    Yayasan International Animal Rescue (IAR) Indonesia
    Diaz Sari Pusparini
    Koordinator Program Mitigasi Konflik Monyet ekor panjang IAR Ciapus – YIARI
    Mobile: 085693786708
    Website: internationalanimalrescue.org
    Blog: yayasaniarindonesia.blogspot.org

    🏷️ Tags :  
    YIARI Bogor
    Jl. Curug Nangka, Kp. Sinarwangi, Kel. Sukajadi, Kec. Tamansari, Bogor, Jawa Barat 16610
    +62-856 7536 660 (Bogor)
    YIARI Ketapang
    Jl. Ketapang–Tanjungpura RT010, Dsn. Pematang Merbau, Kec. Muara Pawan, Kab. Ketapang, Kalimantan Barat 78813
    +62-856 5237 3497 (Ketapang)
    © Copyright 2026- Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia - All Rights Reserved
    magnifiercross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram