Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) berfokus pada konservasi primata dan pelestarian habitat di Indonesia. Kami menggandeng masyarakat lokal dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesadaran dan praktik konservasi berkelanjutan.
Sebanyak 30 individu kukang jawa (Nycticebus javanicus) dilepasliarkan ke habitatnya di kawasan hutan konservasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Sukabumi, Jawa Barat. Ketiga puluh...
Kepedulian dan pemahaman warga terhadap orangutan memegang peranan penting dalam pelestarian orangutan. Mengingat lebih dari 70 persen orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) hidup di luar kawasan...
Perubahan iklim yang dialami hampir seluruh permukaan bumi, telah menjadikan kondisi cuaca tak lagi bisa diprediksi. Bahkan menjadi salah satu faktor utama dari peristiwa kebakaran...
Pasca kebakaran hutan dan lahan di daerah Ketapang, Kalimantan Barat, pekerjaan untuk memulihkan kembali kondisi kerusakan alam ini ternyata masih terus berlanjut. Terutama dalam hal...
Ketapang, Kalbar – Junai, orangutan liar jantan dewasa berusia lebih dari 20 tahun, akhirnya dinyatakan mampu untuk kembali dilepaskan di hutan, setelah sebelumnya, ia diselamatkan...
Tim gabungan yang terdiri dari IAR Indonesia, BKSDA Kalimantan Barat dan Babinsa, Selamatkan Sepasang Induk-Anak Orangutan dari Habitatnya yang Musnah Terbakar. Dua individu orangutan yang...
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat Seksi Konservasi Wilayah (SKW) 1 Ketapang bersama IAR Indonesia kembali menyelamatkan satu individu orangutan di Desa Tanjungpura,...
Tim gabungan Balai Taman Nasional Gunung Palung (TANAGUPA), Balai Konservasi Sumber Daya Alam Barat (BKSDA) Kalimantan Barat Seksi Konservasi (SKW) I Ketapang Resort Sukadana dan...
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat Seksi Konservasi Wilayah (SKW) 1 Ketapang bersama Yayasan IAR Indonesia menyelamatkan dua individu orangutan di Desa Sungai...
Bekerja sama dengan Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Yayasan IAR Indonesia akhirnya melepas perangkat radio-collar yang terpasang pada dua individu kukang sumatera (Nycticebus...